MAKAM SYEKH PIOBANG
| Nama Objek Wisata | : | MAKAM SYEKH PIOBANG |
|---|---|---|
| Jenis | : | Objek Wisata Religi |
| Luas | : | ± 1,00 Ha |
| Lokasi | : | Nagari Piobang Kecamatan Payakumbuh |
| Jarak dari IKK | : | ± 10,00 Km |
| Jarak dari IK Provinsi | : | ± 140,00 Km |
| Sarana transportasi yang tersedia ke objek wisata | : | Kendaraan pribadi, oplet, taksi, dan kendaraan roda dua |
| Fasilitas Objek Wisata | : | • Makam • Areal parkir • Listrik • MCK |
| Kegiatan yang bisa dilakukan | : | Ziarah kubur, dan melihat pemandangan alam |
| Atraksi pada objek wisata | : | |
| Narasi Objek Wisata | : | Makam H. Abdul Rahman yang dikenal dengan Syekh
Piobang ini terletak di Jorong Gando Nagari Piobang kecamatan
Payakumbuh. Untuk menuju ke lokasi tersebut bisa di tempuh oleh
kendaraan roda dua dan roda empat. Makam Syekh Piobang berupa komplek yang terdiri dari bangunan inti makam yang terdapat 2 buah kuburan Tuanku Haji Piobang sebelah kanan dan ajudan beliau sebelah kiri. Syeik Piobang pada tahun 1803 pulang dari tanah suci bersama H. Miskin (Pandai Sikat), dan H. Mohd. Arif (Lintau). Ketiga Haji tersebut menjadi pelopor gerakan Paderi. Haji Miskin yang mencoba menyebarkan gerakan pembaharuan ini di Pandai Sikek terpaksa harus pindah ke Kamang (Luhak Agam) karena mendapat tentangan di kampung halamannya itu. Begitu juga dengan Haji Sumanik yang terpaksa hijrah ke Lintau (Luhak Tanah Data) dari kampungnya di Sumaniak. Di sini dia lebih dikenal dengan sebutan Tuanku Lintau. Sementara Haji Piobang tidak begitu mendapat tantangan, sehingga gerakan Paderi berkembang dengan baik di Luhak Limopuluah Koto. |




No comments:
Post a Comment